Kesehatan reproduksi remaja sudah menjadi isu global saat ini. Berbagai upaya telah dilakukan untuk membantu remaja agar memiliki pengetahuan, kesadaran sikap dan perilaku seksual yang bertanggung jawab.
Jumlah remaja di Indonesia yaitu mereka yang berusia 10-19 tahun adalah sekitar 30 persen dari jumlah penduduk atau lebih kurang 65 juta jiwa. Perilaku kesehatan reproduksi remaja saat ini cenderung kurang mendukung terciptanya remaja berkualitas. Angka aborsi dikalangan remaja tergolong tinggi, diperkirakan sekitar 700 sampai 800 ribu kasus per tahun. Tingkat kelahiran dimasa remaja (adolescence pregnancy) juga masih relatif tinggi yaitu sekitar 11 persen dari seluruh kelahiran yang terjadi. Persentase remaja yang terjangkit penyakit menular seksual (PMS) serta HIV/AIDS cenderung meningkat. Disamping itu tingkat anemia di kalangan remaja masih sekitar 40-45 persen, padahal anemia sangat berbahaya bagi kehamilan dan proses persalinan.
Permasalahan utama kesehatan reproduksi remaja (KRR) di Indonesia yaitu kurangnya informasi mengenai kesehatan repoduksi, masalah pergeseran perilaku seksual remaja, pelayanan kesehatan yang kurang baik serta perundang-undangan yang belum mendukung.
Pemberian informasi mengenai KRR masih menjadi pertentangan berbagai pihak. Dengan adanya pendidikan seksual dikalangan remaja dianggap akan merangsang remaja melakukan hubungan seksual. Selain itu sebagian besar orang tua yang diharapkan dapat memberikan informasi tidak memiliki kemampuan menerangkan serta tidak memiliki informasi yang memadai.
Berbicara masalah kesehatan reproduksi dikalangan remaja seringkali dianggap sebagai suatu hal yang tabu. Keterbukaan antar guru, murid, maupun orang tua, di dalam membahas masalah ini sangat penting. Bentuk penyampaian infomasi kesehatan reproduksi remaja tidak harus dilakukan secara ”vulgar”. Penyampaian bisa dilakukan dengan pendekatan yang bermacam-macam dan disesuaikan dengan nilai dan norma yang berlaku di kalangan masyarakat Indonesia. Salah satunya dengan mengembangkan forum diskusi dalam bentuk web. (red)
DIarsipkan di bawah: Pengantar
Haha…..
emang dimana-mana topik paling hangat itu emang ngomongin alat reproduksi yah….
emang harusnya pendidikan kesehatan reproduksi ada di sekolah tapi ga usah ada ujiannya hehe…..
yang penting kan ilmunya….