VARISES Harus Ditangani Dengan Benar

VARISES vena disebabkan oleh pengumpulan darah pada pembuluh darah balik ( vena ) bagian perifer akibat tidak efisiennya katup yang ada. Pada kondisi normal, katup vena mencegah darah kembali mengalir ke tungkai. Peningkatan volume darah dan tekanan dapat melambatkan aliran darah yang menyebabkan pembesaran atau pembengkakan dari pembuluh balik itu.
Varises vena merupakan penyakit ke – 3 yang dikeluhkan sering kambuh, setelah alergi da hipertensi. Biasanya keluhan varises vena lebih menyangkut sisi kosmetik ( estetika ). Perbandingan kejadian antara perempuan dan laki – laki adalah 20 – 25% : 10 – 15%.

Faktor Resiko
Faktor resiko terjadinya varises vena:
1. Herediter / genetic.
2. Perempuan ( hormone progesterone ).
Kehamilan meningkatkan kerentanan.
3. Umur tua.
4. Gaya hidup / kebiasaan: berdiri terlalu lama, kegemukan , merokok.

Gejala dan Tanda
Keluhan varises vena dapat berupa pelebaran vena yang berwarna biru dipermukaan kulit, gatal, dan menyebabkan rasa tidak nyaman. Kaki dan persendian dapat menjadi bengkak. Gejala tersebut akan bertambah berat bila pasien berdiri terlalu lama. Selanjutnya paabila terjadi insufisiensi vena kronis dapat memicu kerusakan kulit dan jaringan lunak dibawahnya lebih lanjut yang dapat menyebabkan kerusakan lebih berat.

Pemeriksaan
Pemeriksaan fisik yang dilakukan berupa:
1. Inspeksi.
Inspeksi pada kulit untuk melihat adanya perubahan kulit dan pelebaran vena.
2. Palpasi.
Palpasi dilakukan pada seluruh permukaan kulit untuk menilai pelebaran vena dan apakah didapatkan adanya nyeri tekan.
3. Perkusi.
Perkusi juga dilakukan untuk menilai keadaan katup vena.
4. Pemeriksaan lain untuk menegakkan diagnosis varises yaitu dengan melakukan menuver Perthes atau maneuver Tredelenburg, Doppler, USG, dan MRI.

Penanganan
Penatalaksanaan varises dapat berupa terapi non–operatif. Terapi non-operatif sangat mudah dilakukan dan memerlukan biaya yang relative lebih murah namun angka rekurensinya masih cukup tinggi. Terapi non-operatif adalah menggunakan stoking kompresi, skleroterapi, dan terapi minimal invasive ( radiofrekuensi ablasi, endovenous Laser Therapy). Terapi operatif ( Ambulatory phlebectomy, saphectomy stripping) biasanya memberikan hasil yang lebih baik dengan angka rekurensi yang lebih rendah. Kekurangannya adalah biaya yang relative lebih mahal. Baik terapi non-operatif maupun operatif dapat menimbulkan komplikasi. Terapi yang tepat dan adekuat akan menurunkan progresifitas varises vena. Prognosis baik bila tidak ada komplikasi seperti perdarahan, thromboemboli, dan refluks yang terjadi tidak terlalu berat.

Mencegah Varises
1. Hindari duduk atau berdiri yang terlalu lama, ubah posisi secara berkala.
2. Hindari berada dalam posisi yang membatasi peredaran darah pada tungkai ( nseperti menyilangkan kaki ketika duduk).
3. Tinggikan posisi tungkai dan kaki ketika duduk.
4. Berolahraga secara teratur.
5. Pemakaian stoking kompresi.

sumber: Dokter Kita

  1. Saya mau tanya,dibatang penis saya ada otot yg menggumpal (mrengkel),apakah itu varises apa tidak?,trus bahayakah seperti itu?dan cara pengobatannya bagaimana?apakah bisa diobati secara suntik?terima kasih.

    • terima kasih buat mas Rio atas kunjungannya ..
      Dalam hal ini untuk memastikan itu varises atau bukan butuh pengkajian yang mendalam, misalnya bisa di mulai dari
      1. sejak kapan adanya otot yang menggumpal itu ada …??
      2. Yang di rasakan sama mas Rio sendiri akibat adanya gumpalan otot di penis itu seperti apa ..?? ( sakit / tidak )
      3. dan perhatikan kondisi dari otot yang menggumpal di penis itu adakah perubahan keadaan / tidak ..
      faktor penyebab timbulnya varises di penis itu sendiri bisa di akibatkan dari bekerja di tempat yang panas ( TNI dan Koki ), kemudian coba mas rio lihat biasanya klo varises di penis itu terjadi ketidakseimbangan buah zakar, dan pembengkakan pembuluh darah vena. Untuk penanganan lebih lanjut dan therapinya sendiri coba nanti mas Rio konsultasi dengan dr.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s