<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Pusat Informasi &amp; Konseling Kesehatan Reproduksi</title>
	<atom:link href="http://pikkr.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pikkr.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Jul 2009 05:28:23 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Mengenal Organ Reproduksi oleh akbidyo</title>
		<link>http://pikkr.wordpress.com/2007/09/24/anatomi-dan-fisiologi-organ-reproduksi/#comment-80</link>
		<dc:creator>akbidyo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 05:28:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pikkr.wordpress.com/2007/09/24/anatomi-dan-fisiologi-organ-reproduksi/#comment-80</guid>
		<description>Terima kasih atas kepercayaan saudara pada kami.Perilaku onani adalah perilaku merangsang diri sendiri untuk mendapatkan kepuasan seksual atau untuk mencapai puncak ejakulasi.Perilaku onani belum tentu menyebabkan ISK, tergantung bagaimana cara mencapai puncak ejakulasi. kalau perangsangan hanya dengan menyentuh alat kelamin (skrotum atau lainnya), kami kira tidak akan menimbukan ISK.Tetapi apabila untuk mencapai puncak ejakulasi dengan memasukkan benda asing ke lubang penis maka bisa menimbulkan ISK.
Perilaku onani dalam jangka panjang secara psikologis akan berdampak negatif seperti perasaan bersalah dan gelisah, sikap dingin terhadap lawan jenis, dan lain sebagainya. Untuk menghindari hal tersebut sebaiknya untuk penyaluran kebutuhan biologis bagi yang belum menikah dengan memperbanyak kegiatan positif seperti olah raga, menghindari tontonan porno, berorganisasi dan kegiatan positif lainnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih atas kepercayaan saudara pada kami.Perilaku onani adalah perilaku merangsang diri sendiri untuk mendapatkan kepuasan seksual atau untuk mencapai puncak ejakulasi.Perilaku onani belum tentu menyebabkan ISK, tergantung bagaimana cara mencapai puncak ejakulasi. kalau perangsangan hanya dengan menyentuh alat kelamin (skrotum atau lainnya), kami kira tidak akan menimbukan ISK.Tetapi apabila untuk mencapai puncak ejakulasi dengan memasukkan benda asing ke lubang penis maka bisa menimbulkan ISK.<br />
Perilaku onani dalam jangka panjang secara psikologis akan berdampak negatif seperti perasaan bersalah dan gelisah, sikap dingin terhadap lawan jenis, dan lain sebagainya. Untuk menghindari hal tersebut sebaiknya untuk penyaluran kebutuhan biologis bagi yang belum menikah dengan memperbanyak kegiatan positif seperti olah raga, menghindari tontonan porno, berorganisasi dan kegiatan positif lainnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Mengenal Organ Reproduksi oleh kaka</title>
		<link>http://pikkr.wordpress.com/2007/09/24/anatomi-dan-fisiologi-organ-reproduksi/#comment-79</link>
		<dc:creator>kaka</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 16:47:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pikkr.wordpress.com/2007/09/24/anatomi-dan-fisiologi-organ-reproduksi/#comment-79</guid>
		<description>Mau tanya neh, apa hubungan 0nani dan Infeksi Saluran Kemih? Apa Onani bisa menyebabkan ISK? Trimakasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mau tanya neh, apa hubungan 0nani dan Infeksi Saluran Kemih? Apa Onani bisa menyebabkan ISK? Trimakasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Mengenal Organ Reproduksi oleh akbidyo</title>
		<link>http://pikkr.wordpress.com/2007/09/24/anatomi-dan-fisiologi-organ-reproduksi/#comment-78</link>
		<dc:creator>akbidyo</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 09:07:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pikkr.wordpress.com/2007/09/24/anatomi-dan-fisiologi-organ-reproduksi/#comment-78</guid>
		<description>Terima kasih atas kepercayaan saudara pada kami. Hubungan seks sekali tidak menutup kemungkinan terjadi  pertemuan antara sperma dan sel telur dapat menyebabkan pembuahan yang berakhir pada kehamilan.
Seorang wanita yang perawan pada saat berhubungan seksual pertama kali akan mengeluarkan darah. Namun ada juga wanita perawan yang berhubungan seksual pertama kali tidak mengelurkan darah. Mengapa? Karena selaput darah antara wanita yang satu dengan yang lain tidaklah sama (berbeda) tergantung dari keelastisan selaput darah (jenis selaput dara) yang dimiliki wanita tersebut.Keperawanan seorang wanita pun bisa hilang ketika dia melakukan olahraga dan jatuh, Jadi, ketika seorang wanita berhubungan seksual untuk pertama kali kemudian tidak mengeluarkan darah belum tentu dikatakan tidak perawan. Keperawanan seorang wanita hanya bisa diketahui apakah penis sudah masuk ke vagina apa belum. Penis yang sudah masuk pada vagina dapat diartikan bahwa wanita itu sudah tidak perawan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih atas kepercayaan saudara pada kami. Hubungan seks sekali tidak menutup kemungkinan terjadi  pertemuan antara sperma dan sel telur dapat menyebabkan pembuahan yang berakhir pada kehamilan.<br />
Seorang wanita yang perawan pada saat berhubungan seksual pertama kali akan mengeluarkan darah. Namun ada juga wanita perawan yang berhubungan seksual pertama kali tidak mengelurkan darah. Mengapa? Karena selaput darah antara wanita yang satu dengan yang lain tidaklah sama (berbeda) tergantung dari keelastisan selaput darah (jenis selaput dara) yang dimiliki wanita tersebut.Keperawanan seorang wanita pun bisa hilang ketika dia melakukan olahraga dan jatuh, Jadi, ketika seorang wanita berhubungan seksual untuk pertama kali kemudian tidak mengeluarkan darah belum tentu dikatakan tidak perawan. Keperawanan seorang wanita hanya bisa diketahui apakah penis sudah masuk ke vagina apa belum. Penis yang sudah masuk pada vagina dapat diartikan bahwa wanita itu sudah tidak perawan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Mengenal Organ Reproduksi oleh no name</title>
		<link>http://pikkr.wordpress.com/2007/09/24/anatomi-dan-fisiologi-organ-reproduksi/#comment-77</link>
		<dc:creator>no name</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 04:19:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pikkr.wordpress.com/2007/09/24/anatomi-dan-fisiologi-organ-reproduksi/#comment-77</guid>
		<description>saya mau nanya kalo&#039; hubungan seks sekali itu bisa menyebabkan hamil tidak? kalo perawan itu berarti ketika hubungan seks pertama mengeluarkan darah, apa itu benar?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya mau nanya kalo&#8217; hubungan seks sekali itu bisa menyebabkan hamil tidak? kalo perawan itu berarti ketika hubungan seks pertama mengeluarkan darah, apa itu benar?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di SIRKUMSISI oleh akbidyo</title>
		<link>http://pikkr.wordpress.com/2007/12/13/sirkumsisi/#comment-75</link>
		<dc:creator>akbidyo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 02:28:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pikkr.wordpress.com/2007/12/13/sirkumsisi/#comment-75</guid>
		<description>Terima kasih atas kepercayaan Saudara Fajar kepada kami. Sirkumsisi ditolong oleh perawat atau dokter itu pada dasarnya sama. Yang penting pada proses sirkumsisi adalah sterilisasi alat yang dipakai. Perawat yang mempunyai ijin praktik juga diperbolehkan untuk melakukan sirkumsisi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih atas kepercayaan Saudara Fajar kepada kami. Sirkumsisi ditolong oleh perawat atau dokter itu pada dasarnya sama. Yang penting pada proses sirkumsisi adalah sterilisasi alat yang dipakai. Perawat yang mempunyai ijin praktik juga diperbolehkan untuk melakukan sirkumsisi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di SIRKUMSISI oleh akbidyo</title>
		<link>http://pikkr.wordpress.com/2007/12/13/sirkumsisi/#comment-74</link>
		<dc:creator>akbidyo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 02:24:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pikkr.wordpress.com/2007/12/13/sirkumsisi/#comment-74</guid>
		<description>Terimakasih atas kepercayaan bapak kepada kami. Penis yang sudah disunat atau disirkumsisi seharusnya pada ujungnya bersih. Glan penis atau ujung penis akan tampak bersih dan jelas. Untuk mengantisipasi sebaiknya dikontrolkan lagi supaya bisa diketahui lapisan yang menutupi itu apa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terimakasih atas kepercayaan bapak kepada kami. Penis yang sudah disunat atau disirkumsisi seharusnya pada ujungnya bersih. Glan penis atau ujung penis akan tampak bersih dan jelas. Untuk mengantisipasi sebaiknya dikontrolkan lagi supaya bisa diketahui lapisan yang menutupi itu apa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di SIRKUMSISI oleh siswanto</title>
		<link>http://pikkr.wordpress.com/2007/12/13/sirkumsisi/#comment-73</link>
		<dc:creator>siswanto</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2009 00:02:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pikkr.wordpress.com/2007/12/13/sirkumsisi/#comment-73</guid>
		<description>anak saya usia 5 tahun disunat dengan menggunakan lasser, sudah hampir dua minggu, di ujung penisnya ada lapisan seperti kulit yang menutup tidak mau kering. padahal jahitan potongan kulit sudah mengering. apakah prores sirkumsisi hanya memotong kulit preputiumnya saja, apakah lapisan seperti kulit yang menutup ujung penisnya (glans penis) dapat hilang. jika tidak, apakah ada efek sampingnya jika tidak dibuang. terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>anak saya usia 5 tahun disunat dengan menggunakan lasser, sudah hampir dua minggu, di ujung penisnya ada lapisan seperti kulit yang menutup tidak mau kering. padahal jahitan potongan kulit sudah mengering. apakah prores sirkumsisi hanya memotong kulit preputiumnya saja, apakah lapisan seperti kulit yang menutup ujung penisnya (glans penis) dapat hilang. jika tidak, apakah ada efek sampingnya jika tidak dibuang. terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di SIRKUMSISI oleh fajar</title>
		<link>http://pikkr.wordpress.com/2007/12/13/sirkumsisi/#comment-72</link>
		<dc:creator>fajar</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2008 13:50:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pikkr.wordpress.com/2007/12/13/sirkumsisi/#comment-72</guid>
		<description>knp sie kalo sirkumsisi kebanyakan ditolong oleh mantri (perawat) bukan dokter??
thx</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>knp sie kalo sirkumsisi kebanyakan ditolong oleh mantri (perawat) bukan dokter??<br />
thx</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Mengenal Organ Reproduksi oleh ziya</title>
		<link>http://pikkr.wordpress.com/2007/09/24/anatomi-dan-fisiologi-organ-reproduksi/#comment-71</link>
		<dc:creator>ziya</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2008 05:24:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pikkr.wordpress.com/2007/09/24/anatomi-dan-fisiologi-organ-reproduksi/#comment-71</guid>
		<description>aq 20 taun 1 taun lalu nikah.katanya pada saat senggama pertama kali akan mengeluarkan darah tapi aq tidak mengalaminya.tapi kagetnya saat bersenggama bagian vagina aku mengeluarkan darah?nah..prtanyaannya itu darah apa?apakah itu bisa dikatakan selaput dara aq yang pecah?thanx..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aq 20 taun 1 taun lalu nikah.katanya pada saat senggama pertama kali akan mengeluarkan darah tapi aq tidak mengalaminya.tapi kagetnya saat bersenggama bagian vagina aku mengeluarkan darah?nah..prtanyaannya itu darah apa?apakah itu bisa dikatakan selaput dara aq yang pecah?thanx..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Mengenal Organ Reproduksi oleh akbidyo</title>
		<link>http://pikkr.wordpress.com/2007/09/24/anatomi-dan-fisiologi-organ-reproduksi/#comment-70</link>
		<dc:creator>akbidyo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Nov 2008 01:56:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pikkr.wordpress.com/2007/09/24/anatomi-dan-fisiologi-organ-reproduksi/#comment-70</guid>
		<description>Wa&#039;alaikumsalam. Terimakasih atas kepercayaan Srdi Ai. Labium minora ( bibir kecil) merupakan lipatan kecil di bagian dalam labia mayora (bibir besar). Bagian depannya mengelilingi klitoris. Kedua labia ini mempunyai pembuluh darah, sehingga dapat menjadi besar pada saat keinginan seks bertambah. 
Untuk kasus seperti saudari, lebih baik segera periksakan ke dokter spesialis kelamin untuk mengetahui lebih jelas penyebab terjadinya pelebaran pada labium minora. Trims</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wa&#8217;alaikumsalam. Terimakasih atas kepercayaan Srdi Ai. Labium minora ( bibir kecil) merupakan lipatan kecil di bagian dalam labia mayora (bibir besar). Bagian depannya mengelilingi klitoris. Kedua labia ini mempunyai pembuluh darah, sehingga dapat menjadi besar pada saat keinginan seks bertambah.<br />
Untuk kasus seperti saudari, lebih baik segera periksakan ke dokter spesialis kelamin untuk mengetahui lebih jelas penyebab terjadinya pelebaran pada labium minora. Trims</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
